Kamis, 14 April 2011

chaiya chaiya

dasar orang indonesia, lagi rame video chaiya-chaiya, ikutan pasang chaiya-chaiya..
penyakit latah kalo udah membudaya emang rada susah ilangnya.

boleh maksiat, asal...

pak ustadz mahmud bercerita didepan kelas,

"seorang murid yang masih muda, bertanya pada eyang guru, "guru, kita tahu kalo maksiat itu tidak boleh, tapi ada enggak syarat-syarat tertentu, agar kita boleh maksiat, semacam fasilitas atau dispensasi dari Alloh, gitu lho guru..."
sang guru menjawab "ada, koq. kamu mau tahu?"
sang murid "tentu dong, guru. khan enak kalo gita bisa maksiat, bisa dugem, bisa judi, bisa mabok-mabokan, pokoke semua yang enak-enak dech..."
"oke, dech. salah satu syaratnya yaitu kamu mesti melepaskan semua nikmat yang Alloh berikan padamu saat ber maksiat, jadi kamu mesti melepas tangan, kaki, bahkan kepala dan nyawamu, karena itu semua adalah nikmat Alloh, sebelum kami bermaksiat."
"Berat amat, guru. mana mungkin kita melepaskan semua nikmat itu?"
"Ya, begitu lah, kalo kamu mau bermaksiat"
si murid sehabis bingung, bernegosiasi lagi.
"guru, adakah syarat yang lainnya, yang ringanan dikit, lah. enggak kayak tadi"
"ada, Alloh maha Rohman dan Rohim, koq"
"apaan tuh, guru?" si murid kesenangan karena ada harapan.
"kalo nanti Izroil ingin mencabut nyawamu, kamu bilang ama dia, 'entar aja dulu, seminggu lagi balik lagi ya Izroil, saya lagi maksiat nih' gitu..."
"he?, mana mungkin guru? kalo Izroil datang mencabut nyawa, mana mungkin dia mau mengulurkan waktu, enggak peduli orangnya lagi ibadah atau maksiat, dicabut aja..."
"ya, gitu dech, makanya ada orang yang meninggal pas lagi sholat, ada yang lagi sujud, ada yang lagi tidur, tapi juga ada yang meninggal pas lagi mesum ama psk, ada yang meninggal overdosis narkoba atau ada yang lagi mabuk dugem di cafe-cafe"
"walah, kalo gitu enggak bisa dong guru, ada yang laen enggak? yang lebih enteng gitu guru?"
"ada, tentu saja"
"apa itu, guru?"
"kamu boleh maksiat, kalo nanti di alam kubur, malaikat Munkar dan Nankir datang mau nanyain 'Man Robbuka?', kamu usir aja, 'hei, Munkar dan Nankir, lu ngeganggu gua, aja. pergi sono...' gitu"
"waduh, ya enggak bisa tho guru, yang ada malah digebukin ampe remek, mendingan remeknya maling motor, masih ada bentuknya. lha ini, yang nggebukin malaikat, astaghfirulloh..."

"yakin, masih mau maksiat?"
??????

Rabu, 21 Juli 2010

re-Format-si

Hari ini baru aja aku rubah dikit setting laman ni, biar aku sendiri enggak bosen nengok, hehehe...
gimana, tambah jelek apa mendingan dikit?

hehehe...

Selasa, 19 Januari 2010

Frugalista; begaya tanpa boros.

Frugalista; begaya tanpa boros.

Frugalistas adalah Orang yang mengikuti tren tanpa mengeluarkan banyak uang. Mereka tetap keren dengan belanja di toko-toko alternatif yang murah, seperti lelang, toko barang bekas dan promosi khusus. Mereka juga menghemat uang dalam belanja sehari-hari dengan menanam sayuran dan beternak sendiri dan mengurangi kegiatan hura-hura. istilah ini populer saat resesi atau krisis global.
 
-oooOooo-

Kamis, 07 Januari 2010

Guyon ala Gus Dur : Pastur dan Harimau

Pastur dan Harimau

Seorang Pastur sedang berburu di hutan. setelah sekian lama berjalan, nampak seekor harimau lewat. Tanpa pikir panjang, dibidiklah harimau itu dan "Dor" senapan dipicu, tapi sayang meleset dan harimau pun lari berbalik arah.
Si Pastur tambah penasaran, dikejarnya harimau itu sambil terus menerus menembak dengan semua peluru yang ada. Hingga akhirnya semua pelurunya pun habis.

Setelah si Harimau tidak mendengar suara tembakan, ia berhenti. sementara si pastur terus berlari mengejar, dan bertemulah mereka.
Sesudah bertemu muka dengan harimau, barulah si pastur sadar kalau pelurunya habis. sekarang ganti si pastur yang berbalik kanan dan lari tunggang langgang.
Sampailah si pastur di bibir jurang, dimana kalau dia nekat melompat, hukum sunatulloh dia akan mati karena dalamnya jurang itu.
Si pastur semakin merasa terancam saat melihat si harimau juga sudah sampai ditempat itu. Sebagai pastur yang merasa dekat dengan tuhannya, dia mulai berdoa agar diselamatkan.
Setelah komat kamit sambil memejamkan mata beberapa lama, si pastur heran koq masih hidup, belum dimakan harimau.
"Wah, tuhan menyelamatkan aku yang bertahun-tahun mengabdi padanya" pikirnya.
dan bertambah heran lagi saat membuka mata, nampak olehnya si harimau malah berkomat kamit berdo'a.
"Hei, harimau, kamu ngapain? ikut berdoa mohon ampun karena berniat jahat ingin memakan pastur sepertiku?" tanyanya kepada harimau.
Si harimau menjawab:
"Saya lagi berdoa sebelum makan..."

-oooOooo-

Rabu, 06 Januari 2010

Sungguh Enak...

Sungguh enak menjadi orang Islam.
Diberi kesenangan, dia bersyukur.
Itu kebaikan dan mendapat pahala.
Diberi cobaan, dia bersabar.
Itupun kebaikan, juga mendapat pahala.

Kurang apalagi?

-oooOooo-

Senin, 04 Januari 2010

Recehan

Mendengar berita tentang Koin Keadilan untuk Prita Mulyasari, dimana terakhir terkumpul sekitar Rp. 810juta, saya mengambil hikmah untuk saya sendiri.
walaupun saya tidak tahu, semuanya uang koin atau campuran, setidaknya kita bisa bayangin, ternyata uang Rp. 50,- Rp. 100, Rp. 200,- Rp. 500,0 atau Rp. 1.000,- (yang jarang ketemu) yang sering kalo kita ngelihat dijalan, mau ambil malu, kalo dikumpulin, ternyata banyak juga jadinya.

Jadi mulai sekarang, kalo punya koin dirumah, nemu dijalan, atau dapat kembalian, kita "uangkan" lagi koin-koin itu:
1. bawa saat belanja ke warung atau minimarket, sehingga kita bayar pakai uang pas sampai ke nilai ratusan rupiah.
2. masukin kotak amal musholla, agar entar kalo petugas mushola masukin ke bank, koin itu masuk ke sistem perbankan lagi.

demikian, kira2...